HEBATNYA TOKEK BISA NEMPEL
DI DINDING
Teman-teman, sering
melihat tokek di rumah? Binatang mungil yang lebih gede sedikit daripada cicak.
Kalau spiderman, temen-temen kenal kan?.
Apa hubungannya hayoo tokek dengan Spiderman? hubungannya, sama-sama jago merayap!.
Teman-teman yang suka nonton film spiderman, biasa melihat bagaimana sang
jagoan merayap di atap tembok dengan tangan kosong. Kamu mungkin begitu
terkagum-kagum dengan jagoan fiktif ini, tapi pernahkah teman-teman
memperhatikan si mungil tokek yang nyatanya lebih jago daripada spiderman?. Apa
dan bagaimana keistimewaan salah satu makluk mungil ciptaan Tuhan ini, yuk
teman-teman kita simak bersama.
Kehebatan Daya
Lekat Tokek
Tokek, dapat merayap dan
menempel dimana saja, baik itu di permukaan yang basah, kering, ataupun yang
paling licin sekalipun. Tokek tidak hanya bisa merayap di dinding tembok, tapi
di permukaan kaca yang basah pun ia dapat merayap dengan lincah, tanpa takut
tergelincir jatuh. Subhanallah ya teman-teman.
Teman-teman, tahukah
kalian bahwa hewan-hewan yang bisa menempel di dinding memanfaatkan unsur air
untuk menciptakan efek kapiler. Pemanfaatan air itu dapat menimbulkan daya
rekat dari kaki hewan tersebut. Namun, hal tersebut ternyata tidak berlaku
untuk tokek. Berdasarkan penemuan terbaru para ahli, mereka menemukan bahwa
tokek memiliki kemampuan daya rekat kering (dry stickiness), maksudnya tokek tidak
memanfaatkan air untuk menempel di dinding.
Berdasarkan penelitian,
ditemukanlah berjuta-juta bulu-bulu halus di kaki seekor tokek, yang dinamakan
setae. Bulu-bulu halus itulah yang memungkinkan tokek bergerak lincah di
permukaan yang licin sekalipun.
Panjang setae
sekitar 100 micrometer atau sama dengan lebar dua helai rambut manusia. Meski
terhitung kecil, setae memiliki kemampuan yang luar biasa. Sehelai setae bisa
mengangkat seekor semut lho!. Di ujung-ujung setiap helaian setae, terdapatnya
sedikitnya 1.000 bantalan-bantalan kecil. Bantalan ‘ajaib’ itulah yang
memungkinkan tokek dapat melekat erat di dinding yang licin.
Apa yang menyebabkan
bantalan-bantalan tersebut begitu ampuh? Ternyata, pada bantalan tersebut
terdapat miliaran molekul, “secara bersamaan atraksi molekul-molekul pada
bantalan melahirkan sebuah gaya.” ungkap Kellar Autumn, seorang
ahli biologi dari Lewis and Clark
College, AS. Tenaga
itulah, yang memungkinkan kekuatan melekat pada seekor tokek, yang disebut
dengan kekuatan Van der Wall.
Kehebatan tokek dalam
merayap dan melekat erat di dinding ini hanyalah salah satu contoh yang
kemudian menimbulkan inspirasi bagi manusia untuk menirunya. Namun, tidak akan
ada yang pernah bisa menandingi kebesaran dan kemahakuasaan Tuhan. Setiap
makhluk yang diciptakan-Nya, berada dalam bentuk yang sebaik-baiknya. Setiap
makhluk diciptakan dengan kemampuan dan tugas masing-masing yang unik dan luar
biasa.
Dan katakanlah:
“Segala Puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda
kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa
yang kamu kerjakan.” (QS. An Naml, 27:93)
Source : cerita
seru

0 komentar:
Posting Komentar